Distributor Fiberglass | Proyek Fiberglass

Distributor Proyek Fiberglass Murah Indonesia

Product and Service Warranty Fiberglass

Product and Service Warranty Fiberglass

Grease Trap Fiberglass

Grease Trap Fiberglass

Penjelasan tentang Grease trap Fiberglass

Grease Trap Fiberglass | Grease trap adalah alat perangkap grease atau minyak dan oli. Alat ini membantu untuk memisahkan minyak dari air, sehingga minyak tidak menggumpal dan membeku di pipa pembuangan dan membuat pipa tersumbat. Terbuat dari pasangan bata maupun stainless steel atau Fiberglass sehingga aman dari korosi. Alat ini cocok digunakan di rumah tangga dan di restoran atau Kantin Rumah makan.

Grease Trap Fiberglass | Grease trap juga dikenal sebagai pencegat lemak, perangkat pemulihan (recovery) minyak dan konverter limbah minyak) merupakan perangkat pipa yang dirancang untuk mencegat sebagian besar gemuk/minyak dan zat padat lain sebelum memasuki sistem pembuangan air limbah. Limbah umumnya mengandung sejumlah kecil minyak yang masuk ke dalam septik tank dan fasilitas pengolahan untuk membentuk lapisan buih mengambang.

Grease Trap Fiberglass | Grease atau sering di sebut sebagai limbah lemak dapur adalah hasil dari aktifitas cuci alat dapur, cuci piring, cuci daging, mentega, susu, minyak goreng rumah tangga atau restoran dan juga di hasilkan oleh industri – industri yang banyak mengandung minyak dan lemak pada limbah cair yang di buang pada saluran air kota.

Grease yang tidak di tangani atau di olah terlebih dahulu akan menyebabkan pencemaran pada saluran lingkungan atau saluran air menjadi tersumbat dan berbau busuk lemak. Grease lemak memang tidak bisa di urai secara biasa oleh microorganisme yang terdapat pada saluran got ataupun sungai – sungai.

Pengolahan Limbah Grease Trap Fiberglass

Grease Trap Fiberglass | Pada umumnya, limbah mengandung sejumlah kecil minyak yang akan masuk ke dalam septic tank dan fasilitas pengolahan limbah. Kumpulan minyak tersebut akan membentuk lapisan buih mengambang. Limbah minyak dan lemak susah untuk di olah / di pecah oleh mikroorganisme, sehingga lama kelamaan akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Jika dibiarkan bau tersebut bisa menyebar kemana mana. Hal ini akan menyebabkan pencemaran lingkungan dan menimbulkan polusi udara yang sangat mengganggu masyarakat sekitar. Oleh karena itu, limbah minyak dan lemak ini perlu ditangani secara khusus dan salah satunya dengan menggunakan Grease Trap.

Apa akibat nya apabila Grease Lemak dapur ini di biarkan tanpa ada pengolahan ?

  1. Grease akan berbau busuk
  2. Grease akan menyumbat pipa pembuangan
  3. Grease akan menimbulkan bibit penyakit pada saluran air
  4. Grease dapat merusak sistem pengolahan apabila masuk kedalam Tangki ipal atau septic tank.

Fungsi dan kegunaan Grease Trap Fiberglass

Grease Trap Fiberglass | Pengelolaan limbah minyak dan lemak dengan menggunakan Grease Trap adalah salah satu bagian yang terpenting dari waste water management (pengelolaan air limbah) dan saat ini telah digunakan di hampir semua proyek konstruksi perumahan, apartemen, perkantoran, ruko/rukan, restoran, perkantoran, salon, dan pabrik industri.

Grease Trap sangat cocok sekali digunakan di hotel, mall, apartemen, perumahan, rumah susun, salon, restoran, rumah makan, food court, kantin dan berbagai jenis tempat usaha kuliner lainnya untuk menggunakan grease trap alat perangkap lemak dan minyak. Tidak hanya untuk penggunaan bisnis, Grease Trap juga akan sangat bermanfaat sekali jika digunakan di dapur rumah tangga agar lingkungan rumah hunian kita dapat terhindar dari pencemaran lingkungan. Sebagaimana kita ketahui, aktifitas dari dapur baik itu dapur skala besar (hotel, food court, restoran, dan seterusnya) ataupun dapur skala skala kecil _dapur rumah tangga) pasti akan menghasilkan banyak limbah lemak dan minyak yang dibuang melalui sink drain dari tempat pencuci piring dan peralatan memasak. Jika tidak ditangani, maka lemak (grease) akan menggumpal di dalam pipa saluran pembuangan / selokan dan dapat menyebabkan pengendapan serta penyumbatan.

Pengelolaan limbah minyak dan lemak dengan menggunakan Grease Trap salah satu bagian terpenting dari waste water management (pengelolaan air limbah). Saat ini, proyek proyek kontruksi perumaha, apartemen, perkantoran, ruko / rukan, restoran, perkantoran, salon, pabrik dan lain sebagainya telah banyak menggunakan Grease Trap.

Ukuran dan Jenis Grease Trap Fiberglass

Ukuran Grease Trap Fiberglass dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari limbah kotor yang dibuang per harinya. Untuk skala kecil, cukup menggunakan Grease Trap yang memiliki daya tampung berkisar antara 20 hingga 30 liter. Grease Trapterdiri atas beberapa sekat dan ruang, tergantung kepada kapasitas daya tampungnya, serta memiliki dua saluran pipa yaitu saluran pipa inlet (saluran pemasukan) dan saluran pipa outlet (saluran pengeluaran). Biasanya untuk ukuran standar, Grease Trap memiliki dua sekat dan tiga ruang. Ruang pertama merupakan tempat saringan keranjang (basket strainer), disini sampah sampah padat akan di saring agar tidak keluar ke saluran pembuangan. Ruang kedua dan ketiga merupakan tempat pengumpulan serta pemisahan minya dan lemak dan air hasil pencucian piring. Antara ruang satu dan ruang dua, serta antara ruang dua dan ruang tiga terdapat sekat yang bisa diangkat dan dilepas untuk memudahkan proses pembersihan perangkat alat ini.

Produk Grease Trap Fiberglass biasanya dipasang dibawah kitchen sink agar limbah hasil pencucian piring langsung tertampung dan tidak mengalir masuk ke dalam saluran pembuangan. Dengan demikian, penyumbatan pipa saluran akibat tumpukan minyak dan lemak yang akan mencemari lingkungan dapat dicegah. Sehingga secara langsung kita telah berpartisipasi aktif dalam menjaga dan menyelamatkan linkungan hidup.

Cara kerja Grease Trap Fiberglass :

  1. Semua air cucian dari dapur melalui sink, akan mengealir masuk ke dalam Grease Trap melalui pipa inlet dan mengisi ruang pertama yang terdiri dari basket strainer (saringan keranjang).
  2. Sampah padat bekas cucian akan tersaring pada saringan keranjang yang memiliki diameter lubang sebesar 4 mm.
  3. Setelah melalui saringan keranjang, air dan minyak / lemak masuk ke ruang dua.
  4. Pada ruang dua, minyak dan lemak akan naik ke permukaan air secara gravitasi karena berat jenis minyak dan lemak lebih ringan daripada air.
  5. Air yang berada dibawah grease akan masuk masuk ke ruang tiga melalui celah kecil yang terdapat dibawah sekat antara ruang dan ruang tiga.
  6. Selanjutnya, air tersebut akan keluar melalui pipa outlet ke saluran pembuangan.
  7. Sampah sampah pada saringan keranjang dan minyak / lemak yang ada di permukaaan air harus dibersihkan secara berkala.

Melayani pemesanan dan pengiriman Produk Grease Trap Fiberglass ke seluruh Indonesia

Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Sumatera Barat, Riau, Aceh, Nusa Tenggara Barat, D.K.I. Jakarta, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua, Jambi, Sulawesi Utara, Bali, Kalimantan Timur, Maluku, D.I. Yogyakarta, Maluku Utara, Bengkulu, Sulawesi Barat, Papua Barat, Kepulauan Riau, Gorontalo, Bangka Belitung, Kalimantan Utara.

Updated: 02/03/2018 — 08:57
Produsen Distributor Proyek Fiberglass © 2018